Tanggung Jawab Moral Di Ruang Digital: Peran Hati Nurani Dalam Interaksi Mahasiswa di Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.26593/q1tp7r30Keywords:
tanggung jawab moral, hati nurani, media sosial, etika digital, mahasiswaAbstract
Media sosial telah menjadi ruang interaktif penting bagi mahasiswa, namun juga membawa tantangan etis serius seperti ujaran kebencian, penyebaran hoaks, dan perundungan daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam berinteraksi di media sosial, menjelaskan peran hati nurani dalam pengambilan keputusan etis, serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi perilaku digital mereka. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik wawancara semi-terstruktur terhadap mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan yang dipilih melalui purposive sampling, penelitian menemukan bahwa responden umumnya memiliki pemahaman normatif yang kuat tentang tanggung jawab moral di ruang digital. Namun, terdapat kesenjangan antara kesadaran etis dan konsistensi praktik, terutama akibat impuls emosional dan tekanan budaya viral. Hati nurani berfungsi sebagai mekanisme reflektif preventif—berperan sebagai “rem internal” yang mendorong pengendalian diri dan pertimbangan moral sebelum bertindak. Temuan ini menegaskan bahwa tanggung jawab moral di media sosial tidak hanya bergantung pada pengetahuan etika, tetapi juga pada kemampuan mendengarkan suara hati dalam ekosistem digital yang dinamis
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Yusuf Siswantara, Dian Tika Sujata, Nawra Salsabila Putri Kustiawan, Inesthesia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

